Flying Cute Baby Blue Butterfly MarshMallow♥: TANGGAL BERSEJARAH

Sabtu, 20 Desember 2014

TANGGAL BERSEJARAH

Namaku Nakhla, aku mempunyai sahabat bernama sahda. Aku tidak tahu sejak kapan kita dekat yang kutau semenjak kelas 1 SD hingga 1 SMA ini kita selalu bersama.
Saat kelas 1 SMP aku mempunyai seorang kekasih yang bernama Azzki. Azzkipun sama sepertiku, mempunyai sahabat yang bernama Farhan.
Aku dan azzki mengikat hubungan selama 5 tahun. Suka dan duka telah kita lewati bersama. Hingga tepat pada saat kita anniv tahun ke-6 dia memberiku sebuah kalung yang berbentuk gembok yang menyatu dengan kuncinya. Azzki berkata padaku 
" aku pegang yang gembok kamu pegang yang kunci ya"
"Loh kenapa harus ditentuin gini? kenapa gak bebas aja?"
" sayang, aku pegang yang kunci kamu pegang yang gembok itu ada artinya kali.. itu artinya hati aku cuma bisa dibuka sama kamu"
"Idih kamu. Tumben bisa romantis, eh nanti kamu mau kuliah dimana ki? Aku sih di UPH"
" ya, aku ngikutin kamu aja sayang"
Selesai pergi Azzkipun mengantar Nakhla kerumahnya, didepan rumah Nakhla Azzkipun berkata 
" jangan pernah tinggalin aku ya sayang, jangan ada yang selingkuh, kita disini saling jujur, ga ada yang boleh bohong, Iloveyou Nakhla."
" iya ki, kamu juga ya, kamu jangan suka cuek, aku jadi kaya gadianggap pacar tau! ngebetein."
Nakhla masuk kerumah dan Azzkipun pulang.

25 juni 2015
Pembagian rapot, mereka lulus SMA dengan hasil yang memuaskan. Sahda datang dan memberi selamat kepada Nakhla yang telah berhasil meraih jurusan IPA
"Nakhla selamat ya, aku tau kamu pasti bisa ngedapetin jurusan IPA ini kamu kan pinter, mau jadi dokter kan?  Aku doain sukses ya sayang."
"Amin makasih banyak sahdaa,aku doain juga semoga kamu sukses ya."
Nakhla bertemu dengan Azzki dijalan dan Nakhla berkali-kali  mengingatkan dia soal acara nanti malam dengan ketus Azzki hanya menjawab " iya iya, bawel banget sih!"
Nakhla sudah menunggu diparkiran lippo karawaci tetapi Azzki tidak datang datang, Nakhlapun menelfon Azzki " Azzki kamu dimana sih? Jadi gak?"
"Maaf Nakhla aku gabisa, lagi kerja kelompok" dengan cepat dimatikannya telfonnya oleh Azzki. Nakhla melirik arloji sudah menunjukkan pukul 9 dia tidak tau dia akan kemana, lalu dia berpikiran untuk kerumah sahda menceritakan semua hal yang telah terjadi.

Sampai dirumah sahda Nakhlapun hanya bisa menangis sambil memeluk sahda dengan erat. Sahda menyimpan 1001 pertanyaan, mengapa nakhla bisa begini, Azzki kenapa, ada apa dengan Azzki dan Nakhla, tapi ia tau, sahabatnya sedang sedih, ia tidak mungkin melontarkan berjuta juta pertanyaan pada Nakhla yang sedang sedih. Lalu dengan takut Sahdapun bertanya kepada Nakhla
"Sebenernya kamu kenapa sih Nakhla?"
"Aku ganyangka da, Azzki sejahat itu sama aku"
"Jahat kenapasih aku gak ngerti"
"Dia lebih mentingin main,kerja kelompok sama temennya daripada jalan sama aku ngerayain Tanggal Bersejarah kita" 
"Yaudah mungkin Azzki lagi sibuk kali, sabar aja la, kamu nginep dirumahku aja ya, udah malem juga,gabaik perempuan nyetir mobil malem-malem. Eh bentar ya aku nelfon farhan dulu, katanya dia mau kerumah"
"Iya da, makasih." 

Farhanpun tiba dirumah sahda lalu dia melihat nakhla yang sedang menangis, sahdamenceritakan yang sebenarnya lalu farhan bilang "nggak, Azzki bukan kerja kelompok, dia ada ditaman sama balqis, cewe yang akhir-akhir ini lagi deket sama dia." Jelas Farhan
"Farhan ngaco ah! Jangan gitu dong!" Kata sahda
"Farhan ga ngaco da, nakhla,sahda ayo ikut farhan ketaman." Sambil Nakhla tetap menangis mereka bertiga berjalan ketaman.  Tanpa disangka, Azzki memang sedang bersama Balqis ditaman dengan segala emosi Nakhla berkata "oh jadi kamu lebih milih jalan sama cewe ini dibandingkan pergi sama aku buat ngerayain anniv kita yang ke-7? " ucap Nakhla dengan nada kesal. " ya! Karena aku udah bosen sama kamu! Aku capek liat tingkah laku kamu yang kaya kecil! Aku gatahan sama sikap egois kamu! Cukup Nakhla, mulai malam ini kita putus."
" oke kalo itu mau kamu! Ini aku kembalikan kalung kamu!." Dengan marahnya Nakhlapun melepar kalung itu tepat dimuka Azzki. 

Sampai dirumah sahda, Farhan pulang, sahda sudah tertidur, sedangkan nakhla belum, dia masih memandangi foto mereka berdua, nakhla masih tidak menyangka bahwa hubungan yang sudah mereka jalin lebih dari 3 tahun itu harus kandas hanya karena seorang perempuan. Tanpa terasa bulir air matanya jatuh membasahi pipi, Nakhla menulis sebuah kalimat singkat di block note yang selalu dia bawa kemana-mana 
" Tanggal Bersejarah
Tanggal bersejarah adalah tanggal dimana kau membuat hatiku berbunga-bunga membuatku seakan berada dilangit kau menemani hariku kau ciptakan berbagai macam warna di kehidupanku yang abu-abu kau memberikanku semangat bak mentari yang kian menghiasi dunia dengan kehangatanmu kau membuatku nyaman hingga pada tanggal bersejarah kau menghentikan hubungan kita terimakasih atas memori yang telah engkau tuangkan maaf atas segala sifat keanak-anakanku dan maaf atas sikap egoisku selamat tinggal kau hanya masalaluku." 
Nakhlapun tertidur dengan block note dan pulpen yang tertindih kepalanya.

 Azzki datang menemui Nakhla sambil membawa bunga dan kalung yang semalam ia lemparkan tepat dimuka Azzki, ia hendak meminta maaf kepada nakhla
"Nakhla tunggu! Kamu mau kemana?"
"Mau jemput mamih di Airport. Bye."
"Nakhla tunggu Nakhla!",  tapi Nakhla tetap melajukan mobilnya. 


Handphone sahda berdering ternyata itu telfon dari polisi yang memberi tau bahwa Nakhla kecelakaan, sahda menelfon farhan dan farhanpun mencoba beberapa kali menelfon azzki tetapi tidak diangkat, hingga pada telfon yang ke-8 kali azzki baru mengangkatnya.
"Iya halo han, ada apa?"
"Nakhla kecelakaan ki, cepetan siap siap, kita kerumah sakit"
"Oh iya oke."  

Mereka bertigapun sampai dirumah sakit, mereka bertiga menunggu dengan cemas didepan ruang UGD dimana Nakhla dirawat, setelah beberapa menit dokter keluar
"Kalian teman-temannya Nakhla? Maafkan kami, kami tidak dapat menolong Nakhla, dia mengalami pendarahan yang cukup serius, maka dari itu darah yang keluar sangat banyak dan habis, kami sudah mencoba, tetapi kami gagal, maaf."

Mereka masuk kedalam kamar rumah sakit dan betapa syoknya Azzki saat melihat nakhla yang sudah ditutup oleh kain, wajahnya putih pucat, tubuhnya dingin dan kaku.
"Nakhla bangun sayang ini aku Azzki, aku tau kamu cuma pura-pura tidurkan? Kamu masih marahkan gara-gara semalem? akutau kamu denger, ayo nakhla bangun, hey hey nakhla kamu masih ingetgak waktu kamu bilang bahwakamu mau kuliah bareng aku di UPH? Waktu kamu janji kamu ga akan ninggalin aku? Buktiin sayang bbuktiinaku masih nnunggukamudisini, kamu bangun nnakhla kamu ggabolehninggalin aku ssendiriann
"   udah azzki, nakhla ga akan baliklagi, dia udh ninggalin kita buat selamanya"  kata sahda berusaha menenangkan Azzki

1 tahun kemudian....

Tahun 2015 sudah berlalu, tetapi kenangan, barang dan banyangan tentang nakhla masih ada dan seperti masih hadir disisi Azzki, masih teringat jelas kalung,foto mereka, canda tawa, dan ciri khas nakhla masih Azzki rasakan, semuanya seperti masih hadir seperti dulu, tidak ada yang bisa menggantikan sosok nakhla dihati azzki, beberapa kali perempuan mendekati azzki, tetap tidak bisa meyentuh hati azzki, hanya nakhlalah yang special menurutnya.

25 juni 2016 
"Happy Anniversary yang ke-8 tahun honey, semoga kamu disana sehat ya, aku bawain bunga mawar, foto-foto kita sama kue Anniv kesukaan kamu,  kamu jangan sedih ya, aku bakalan nyusul kamu kok,aku cinta sama kamu, ILoveYou. Kita tiup lilinnya bareng bareng ya.. 1.... 2.... 3...." 

Sebulan kemudian...
Azzki telah meninggal karena mempunya penyakit tumor otak, kuburannya ditempatkan disisi kuburan nakhla

Farhan dan Sahda berpacaran selama 9 tahun, dan sekarang mereka mempunyai 3 orang anak.
Mereka berlima hidup bahagia selamanya.

The end.                       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RAHASIA

aku tidak tau dari mana aku harus mendeskripsikan tentangmu, intinya. aku tidak pernah merasa menyesal mengenalmu. bahkan jika harus kuputar...